Sabtu, 23 Maret 2013

Insight of Kun Fa Yakun

artikel ini sangat luar biasa. saya dapatkan dari akun FB Hijaber (https://www.facebook.com/hijaberstylemodern). selamat membaca, dan semoga kita dapat menyerap ilmunya dengan baik untuk kita amalkan :)




Setiap malam juma’at datang, saya mewajibkan diri saya untuk membaca surat Yasin, karena didalamnya ada kalimat yang sangat saya sukai, yang getarannya sanggup mengisi relung hati saya yang kadang kosong dan hampa, yang petikannya sanggup membuat jiwa saya yang lemah kembali kuat, yang keheningannya bak lembah yang hijau menyejukan, bukit tertutup kabut, yang liukannya bak lilin cantik yang temaram menerangi jiwa jiwa yang mencari cahaya …

Kalimat ini adalah semangat dan janji ALLAH agar kita semua, iya kita semua tidak pandai berputus asa, dan percaya bahwa ALLAH TIDAK pernah ingkar janji, bukankah tidak ada penderitaan yang abadi, dan bahagia juga tidak abadi kan

Innamaa amruhuu idzaa araada syai-an ay yaquula lahu kun fayakun, Fa subhaanal ladzii bi yadihii malakuutu kulli syai-iw wa illaihi turja’uun..

Sesungguhnya apabila ALLAH menghendaki sesuatu terjadi, DIA berkata “JADILAH” maka jadilah ia, maha suci ALLAH yang ditangganNYA kekuasaan atas segala sesuatu dan kepadaNYA lah kamu dikembalikan

Kalimat ini indah dan ajaib untuk saya, agar tidak ada rasa putus asa saat saya harus mengisi napas saya dengan kesulitan, saat malam tak seindah yang saya inginkan, saat minyak kayu putih tak lagi mampu menghangatkan raga saya, saat tak ada yang menanyakan bagaimana saya melewati hari hari saya, dan saat luka demi luka belum mampu saya obati sendiri, bahkan saat bintang rembulan tak mampu menerangi bumi tempat saya berpijak

Kalimat ini indah dan ajaib untuk saya, karena mampu membuat saya melanjutkan langkah saat terhenti, mampu menggerakan roda roda mobil saya untuk mengelana mengisi hari hari saya, mampu membuat saya tersenyum meski ada sungai mengembang di ujung mata indah saya, mampu membuat pelita yang menerangi langkah saya meski samar dan mampu membuat sujud sujud saya penuh dengan asa … menggantikan setiap asa yang terputus, dan mampu membentuk lekukan di bibir mungil saya, sebuah senyuman terindah pertanda segala asa telah tersambung.

Ya ALLAH, saya tidak meminta sebuah gunung diratakan, dan lautan dikeringkan, saya juga tidak meminta dikembalikan ke waktu yang silam agar saya dapat memperbaiki kesalahan kesalahan saya, yang saya minta adalah kasih sayangMU dan ridhoMU untuk mengiringi hidup saya agar selamat dunia akhirat, agar lahir hamba dan saat kembali hamba sama sucinya…

Ya ALLAH, didalam kun fayakunMU hamba meletakan sejuta asa untuk mengisi setiap helaan napas hamba dengan kebaikan … hamba percaya dua tangan yang ENGKAU titipkan, pasti satu untuk menolong hamba dan satunya lagi pasti untuk menolong hamba hambaMU yang lain, beri hamba kekuatan ya ALLAH, hamba percaya tidak ada yang tidak mungkin untuk MU

KUN Fayakun …. cintai hamba ya ALLAH, dan cintai jiwa jiwa yang mencintai hamba, yang dengan cinta ini kami berlomba lomba untuk mencapai derajat tertinggi dihadapanMU bukan dihadapan yang lain :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar